CREDIT PHOTOS : SAMEHADAKU
Kemunculan yang tak terduga, dalam sekejap musuh telah menggempur dari udara. "Bunyikan loncengnya!!" perintah Mavis, "Musuh telah tiba!! Sekitar 50 kapal perang muncul dari langit di sebelah Barat!!" Lonceng pun dibunyikan sebagai tanda perang telah dimulai. "Musuh!?" Natsu kaget. "Dari atas langit!?" "Padahal kita belum bersiap- siap..!!" ucap Lucy. "Tembak!!!!" Ajeel memberi perintah, lalu secara serentak kapal-kapal perang itu memborbardir Fairy Tail dengan ratusan tembakan sihir. Namun... "Apa!?" Ajeel kaget, sebuah kubah sihir melindungi Kota Magnolia. Ternyata itu Freed, yang membuat pelindung raksasa dengan teknik sihirnya, "Jutsu Shiki!!!" "Oh.. Barrier anti sihir rupanya..." ucap Ajeel. Serangan pertama mereka tak mampu menembus pertahanan Fairy Tail, namun itu barulah awal. "Master pertama, Freed mungkin hebat, namun ia tak akan bisa menahan mereka semua terus menerus!!" ucap Makarov. Dari tempatnya melakukan jurus itu, Freed sudah tampak kelelahan. "Uukhh..." "Kau bisa melakukannya, Freed!!" teriak Evergreen. "Ambil juga kekuatan sihirku!!" ucap Bickslow. "Siapa sangka mereka akan datang dari Barat!?" ucap Makao. "Apa yang akan kita lakukan sekarang!?" "Tidak, ini persis seperti dugaanku..." ucap Mavis. "Sebenarnya aku malah kaget dan bersyukur musuh mengirim pasukan yang jumlahnya lebih sedikit dari dugaanku sebagai serangan pembuka.." "Eeh!?" "Warren, beritahu semuanya kalau kita akan menjalankan rencana D!! Tim Naga Terbang dan Osprey, memulai serangan!!" "Baik!!" Tim Ospreys, yang terdiri dari Bisca dan keluarganya mengawasi dari Hutan Timur. "Kenapa namanya Ospreys ya?" tanya Asuka. "Tidak tahu juga..." ucap ayahnya. Bisca mengawasi musuh menggunakan teropong sihirnya, "Ini Tim Ospreys, saat ini kami berada di Hutan Timur. Jarak musuh terlalu jauh..." "Bisa, kau pasti bisa..." ucap Mavis. "Y-Ya!!!" Dari tempatnya, Ajeel terus memberi perintah untuk menembak. "Tembak!! Hancurkan mereka semua!! Hahaha!! Ayo kita lihat seberapa lama lagi mereka mampu bertahan!!!" Tapi kemudian, seorang petugas melapor, "Pak!! Sesuatu menuju ke arah kita!!" "Apa itu!?" Ajeel kaget. "Sesuatu terbang mendekat dengan kecepatan tinggi!!" "Awas!!!" Booomb!!!! Sesuatu itu melesat, menusuk dan menghancurkan salah satu kapal musuh. "Kapal nomor empat telah dihancurkan!!" "Apa!?" Ajeel makin kaget. Ternyata, itu adalah Natsu dan yang lainnya. "Masuk, Tim Naga Terbang!!!" Natsu, Gajeel, dan Wendy, tiga Dragon Slayer yang terbang bersama Exceed mereka. "Anak itu...!" Ajeel mengingat Natsu. "Ayo maju!!!" Natsu dan yang lainnya kembali melesat menyerang. "Yosh!!!" Gajeel melesat dan menebas hancur kapal perang musuh dengan kekuatan besinya, "Bagaimana!? Apa kau menyukainya!?" Wendy menyerang dengan kemampuan anginnya. "Tembak jatuh mereka!!!!" Musuh terus menyerang dengan tembakan bertubi-tubi, namun Happy yang membawa Natsu terbang dengan sangat lincah, meliuk-liuk menghindari tiap serangan yang menuju ke arah mereka. "Bagus, Happy!!" Namun, tembakan yang banyak itu membuat Tim Naga Terbang sulit untuk mendekat. "Sial, tembakan-tembakan itu membuat kita sulit mendekat..." "Kenapa Bisca lama sekali!?" ucap Carla. Bisca kembali melapor, "Ini Tim Ospreys!! Pengisian energi sihir telah selesai!!" "Kau bisa melakukannya, mama!!" "Asuka, jangan dekat-dekat..." Ternyata mereka tak cuma mengawasi, Bisca menyiapkan sebuah tembakan laser raksasa untuk ditembakkan ke arah musuh. "Butuh 15 menit untuk mengisi energinya, jadi aku tak boleh meleset!!" "Yakinlah pada kemampuanmu, Bisca!!" "Kita Tim Ospreys karena Ospreys tak pernah kehilangan mangsanya.." ucap Bisca dan... "Focused Magic Cannon: Jupiter Shot!!!!" Blasttt!!!! "Bukankah itu meriam utama Phantom!?" ucap Juvia. "Master pertama memang mengerikan.." ucap Gray. Tembakan sihir melesat tepat menuju barisan terdepan musuh. Namun, di kapal utama ada Ajeel, dan dia bukan orang sembarangan. "Percubaan yang bagus!!!!" Batsss!!!! Ajeel menahan tembakan itu, membuatnya tersebar ke berbagai penjuru. "Dia menyebarkannya!?" Bisca kaget. "Tapi paling tidak itu membuat beberapa kapal mereka berjatuhan...!!" "Hah, siapa sangka dia bisa menyebarkan jupiter seperti itu..." ucap Lily. "Sepertinya kita harus melakukannya dengan cara lama, turunkan aku di kapal utama!" pinta Gajeel. Kemudian, bersamaan dengan sebaran kecil tembakan jupiter yang menjatuhkan begitu banyak kapal musuh, Gajeel dan dua Dragon Slayer lainnya mendarat di kapal utama musuh. "Ooh... Coba lihat kekacauan yang sudah kalian buat..." ucap Ajeel. "Uuukh!!!" Natsu dkk tiba-tiba mabok kendaraan. "Apa-apaan ini oi!?" Ajeel kaget. "Aaaah!! Kita ada di atas kapal!!" Happy baru sadar. "Dan mereka semua seperti itu.." ucap Carla. "Wendy, bagaimana dengan Troiamu!?" "M-Maaf.. Aku... Tak bisa... Melakukannya... Seperti ini..." "Uuukhh...." Di bawah, dengan tatapan kosong Makarov bertanya pada Mavis, "Master pertama..." "Aku lupa..." jawab Mavis dengan tatapan yang sama. "A-Apa-apaan ini hah..." Ajeel benar-benar tak menyangka. "Yah, apa pun itu kapal ini sudah lumayan rusak jadi kita harus mendarat. Sambil menunggu aku akan mengurus anak-anak ini..." "Baik pak.." Ajeel berjalan dan menghampiri Natsu, "Masih ingat dengan pidatomu waktu di Alvarez!? Apa cuma ini saja yang bisa kau lakukan? Lucu sekali...." Tepat setelahnya, ujung kapal itu tiba-tiba saja terpotong. "Apa!?" "Kapalnya..." "Terpotong menjadi dua!?" Seseorang menebas kapal itu, Erza. "Happy, Carla, Lily, urus mereka..." Erza menyerahkan soal Natsu dkk yang kini sudah terjatuh pada Happy dan yang lainnya. Sementara, Erza yang sudah dalam jubah bersayapnya menerobos maju dan menebas habis kru kapal Azeel. "Siapa... Kau... Hah!?" Ajeel tampak marah. "Aku adalah orang yang akan memotongmu..." ucap Erza. Dari bawah, Evergreen mendukung Erza. "Yah!! Bersiaplah untuk bertekuk lutut di hadapan Ratu Titania
Tunggu Kelanjutannya Di Baca Manga Jepang